Cetak
Kategori: PHU
Dilihat: 82

Batu – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Batu Imam Turmudi menyampaikan, para penyuluh Agama Islam dan tokoh-tokoh masyarakat diharapkan mampu menentramkan umat terkait dengan kebijakan haji reguler. Hal ini disampaikan saat membuka giat sosialisasi kebijakan pendaftaran dan pembatalan haji reguler pada Selasa pagi (5/10). Bertempat di hall Hotel Zam-Zam Kota Batu, acara tersebut juga dihadiri pimpinan Bank Syariah Indonesia, Pemerintah Desa Pesanggrahan, Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, pengurus KBIHU, pengurus IPHI , pimpinan majelis taklim, serta para penyuluh Agama Islam.

 

“Haji itu kan ibadah yang susah dan biayanya tidak murah, tapi masih banyak yang mau berbondong-bondong berangkat haji. Karena ini panggilan jiwa, ada yang sampai bertahun-tahun menabung, menunggu lama sekali. Tapi ada pengumuman haji batal berangkat. Nah ini diharapkan para penyuluh, tokoh-tokoh masyarakat yang bersentuhan langsung dengan umat, dapat menjadi penenang, menentramkan umat, yang sudah kepingin haji tapi belum jadi berangkat,” terang Kakankemenag di hadapan 50 peserta yang hadir.

Sementara itu Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (Kasi PHU) selaku ketua pelaksana Achmad Faiz menyampaikan terima kasih atas kehadiran tamu undangan, sekaligus memohon maaf atas segala hal yang kurang berkenan. Dalam paparannya, Kasi PHU menjelaskan lebih detil mengenai penyelenggaran ibadah haji dan umroh yang tercantum dalam Undang-Undang No 8 tahun 2019, serta Peraturan Menteri Agama no. 13 tahun 2021 tentang penyelenggaran ibadah haji reguler.  Ia berharap melalui giat ini dapat menjadi bekal informasi yang nantinya dapat getok tular kepada masyarakat di wilayah masing-masing. (din)