Surabaya – Kantor Kemenag Kota Batu berhasil memperoleh skor tertinggi dalam giat Pendampingan Pembangunan Zona Integritas (ZI) – Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Timur. Giat yang berlangsung sejak tanggal 23 hingga 26 November 2021 tersebut mendatangkan tim fasilitator dari Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kemenag RI. Sebanyak 109 peserta yang merupakan perwakilan setiap area perubahan ZI pada 17 satuan kerja hadir di hotel Ibis Style Surabaya. Satuan Kerja tersebut merupakan calon pilot project ZI tahun 2022 di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Timur.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jatim Nawawi. Dalam sambutannya, Ia berharap ada sinergi bersama seluruh satuan kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Jatim untuk menyukseskan pembangunan ZI-WBK terutama untuk 17 satuan kerja yang akan maju sebagai calon pilot project ZI tahun 2022. Mengusung tema “Sinergitas Reformasi Birokrasi”, Nawawi mengajak seluruh peserta yang hadir, Kepala Kankemenag, Kasubbag TU, pejabat eselon IV, serta seluruh tim kerja ZI masing-masing satuan kerja untuk saling bertukar informasi, bertukar gagasan, dan saling membantu agar dapat sukses bersama membawa nama Jawa Timur di kancah nasional.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala Bagian Fasilitasi Reformasi Birokrasi dan Pelaporan Biro Ortala Kemenag RI Kartika Damawanti. Dalam paparannya, Ia menjelaskan kondisi awal evaluasi mandiri seluruh peserta pra-pendampingan. Ia berharap usai empat hari pendampingan ada peningkatan nilai dari masing-masing area. Kartika menekankan poin komitmen pimpinan sebagai syarat utama dalam pembangunan ZI-WBK di satuan kerja, sebab pimpinan sebagai leader yang memiliki power untuk menggerakkan seluruh elemen dalam satuan kerja. Selain itu, Ia menghimbau kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan betul kegiatan pendampingan ini, sebelum berhadapan dengan Inspektorat Jenderal dan Kemenpan RB.

Selama empat hari, para peserta dibagi ke dalam kelas-kelas kecil sesuai dengan area perubahan masing-masing didampingi satu fasilitator dari Biro Ortala Kemenag RI. Kankemenag Kota Batu diwakili Ketua Tim Kerja ZI (Achmad Faiz), Koordinator Area Manajemen Perubahan (Moh. Asaddin Nur), Koordinator Area Penataan Tatalaksana (Nur Khumayani), Koordinator Area Penataan Sistem manajemen SDM (Siti Nur Jamilah), Koordinator Area Penguatan Akuntabilitas Kinerja (Syari Hanifah), Koordinator area Penguatan Pengawasan (Ratna Budi Astutik), Koordinator area Penguatan Kualitas Pelayanan Publik (Dicky Sidharta Agustia Putra).

Skor evaluasi mandiri pada aplikasi PMPZI Kankemenag Kota Batu mencapai 52,58 atau 87,6% dari skor total. Usai pendampingan oleh fasilitator skor yang diperoleh yakni 41,02 atau 68,4% dari skor total. Penurunan skor ini dikarenakan beberapa data dukung belum terunggah di aplikasi PMPZI. Selain itu, beberapa data dukung dinilai kurang maksimal atau kurang sesuai dengan standar penilaian dari fasilitator. Namun demikian, capaian skor tersebut merupakan yang tertinggi diantara seluruh satuan kerja yang hadir.

Ketua Tim ZI Achmad Faiz menyebut perolehan skor hasil pendampingan ini belum final, masih dapat dioptimalkan lagi dalam empat pekan kedepan sebelum final submit ke Menteri Agama akhir Desember 2021. Sementara itu, Kepala Kankemenag Kota Batu Imam Turmudi mengapresiasi kinerja seluruh tim, Ia berharap agar seluruh elemen dapat merapatkan barisan saling membantu dalam pemenuhan data dukung serta perbaikan kinerja selama ini. (din)